Pemberantasan

Pencegahan & Pemberdayaan Masyarakat

Terkini


Selasa, 11 Desember 2018

Sosialisasi Inpres Nomor 6 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN Tahun 2018-2019

Sosialisasi Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika yang dilakukan oleh Bagian Kebijakan Nasional Biro Perencanaan BNN RI, bertempat di Ruang rapat kantor BNNP Malut pada (11/12).
Kepala BNN Provinsi Maluku Utara, Brigjen Pol. Dr. Benny Gunawan, SH.,MH. memberikan arahan sekaligus membuka kegiatan sosialisasi menyampaikan pentingnya stakeholder memahami Inpres Nomor 6 Tahun 2018 sebagai bahan acuan mensinergikan program kerja masing masing Instansi dengan Inpres Nomor 6 Tahun 2018, dan mengharapkan biro perencanaan memahami kondisi geografis Maluku Utara sehingga dalam perencanaan program dan kegiatan sesuai dengan kondisi dimaksud.
Kabag kebijakan Nasional Biro Perencanaan BNN RI, Emma Suryaningtyas, S.Pd, M.Si mengawali pemaparan latar belakang hadirnya Inpres Nomor 6 Tahun 2018 angka prevalensi dan jumlah penyalahguna dengan kategori latar belakang yang berbeda yang menjadi tugas OPD untuk menekan angka prevalensi tersebut yang sebelumnya Inpres nomor 12 tahun 2011, namun tidak berjalan selayaknya masing masing, agar dilaksanakan sinergitas yang menunjukkan penanganan Narkoba semakin masif dan terstruktur. Diingatkan juga untuk melaksanakan Inpres nomor 6 harus diawali dengan pembuatan regulasi selanjutnya dengan implementasi sosialisasi rencana aksi Nasional P4GN dibawah presiden di koordinasi oleh kementerian dalam negeri, masing-masing OPD yang mempunyai Personal in Charge. Pic ini harus melapor sosialisasi bahaya penyalahgunaan Narkoba di masing-masing institusi yang telah memiliki regulasi P4GN, pelaksanaan tes urine, pembentukan Satgas Anti Narkoba serta mengembangan potensi kawasan rawan Narkoba dan pengumpulan data P4GN yang dilaksanakan Rencana Aksi Nasional Kementerian dan Pemerintah Daerah serta sistem pemantauan dan evaluasi implementasi Inpres Nomor 6 Tahun 2018. Untuk evaluasi implementasi Kepala BNNP Maluku Utara mengharapkan partisipasi seluruh instansi yang hadir untuk berkoordinasi dalam memantau implementasi Inpres Nomor 6 Tahun 2018.
Di akhir sesi diisi dengan tanya jawab dan foto bersama peserta dari Polda dan Korem dan isntansi vertikal, serta OPD lingkup Provinsi Maluku Utara, BNNP dan BNN Kabupaten/ kota.#stopnarkoba


Selasa, 11 Desember 2018

Sosialisasi Inpres Nomor 6 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN Tahun 2018-2019

Sosialisasi Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika yang dilakukan oleh Bagian Kebijakan Nasional Biro Perencanaan BNN RI, bertempat di Ruang rapat kantor BNNP Malut pada (11/12).
Kepala BNN Provinsi Maluku Utara, Brigjen Pol. Dr. Benny Gunawan, SH.,MH. memberikan arahan sekaligus membuka kegiatan sosialisasi menyampaikan pentingnya stakeholder memahami Inpres Nomor 6 Tahun 2018 sebagai bahan acuan mensinergikan program kerja masing masing Instansi dengan Inpres Nomor 6 Tahun 2018, dan mengharapkan biro perencanaan memahami kondisi geografis Maluku Utara sehingga dalam perencanaan program dan kegiatan sesuai dengan kondisi dimaksud.
Kabag kebijakan Nasional Biro Perencanaan BNN RI, Emma Suryaningtyas, S.Pd, M.Si mengawali pemaparan latar belakang hadirnya Inpres Nomor 6 Tahun 2018 angka prevalensi dan jumlah penyalahguna dengan kategori latar belakang yang berbeda yang menjadi tugas OPD untuk menekan angka prevalensi tersebut yang sebelumnya Inpres nomor 12 tahun 2011, namun tidak berjalan selayaknya masing masing, agar dilaksanakan sinergitas yang menunjukkan penanganan Narkoba semakin masif dan terstruktur. Diingatkan juga untuk melaksanakan Inpres nomor 6 harus diawali dengan pembuatan regulasi selanjutnya dengan implementasi sosialisasi rencana aksi Nasional P4GN dibawah presiden di koordinasi oleh kementerian dalam negeri, masing-masing OPD yang mempunyai Personal in Charge. Pic ini harus melapor sosialisasi bahaya penyalahgunaan Narkoba di masing-masing institusi yang telah memiliki regulasi P4GN, pelaksanaan tes urine, pembentukan Satgas Anti Narkoba serta mengembangan potensi kawasan rawan Narkoba dan pengumpulan data P4GN yang dilaksanakan Rencana Aksi Nasional Kementerian dan Pemerintah Daerah serta sistem pemantauan dan evaluasi implementasi Inpres Nomor 6 Tahun 2018. Untuk evaluasi implementasi Kepala BNNP Maluku Utara mengharapkan partisipasi seluruh instansi yang hadir untuk berkoordinasi dalam memantau implementasi Inpres Nomor 6 Tahun 2018.
Di akhir sesi diisi dengan tanya jawab dan foto bersama peserta dari Polda dan Korem dan isntansi vertikal, serta OPD lingkup Provinsi Maluku Utara, BNNP dan BNN Kabupaten/ kota.#stopnarkoba


Selasa, 11 Desember 2018

Diseminasi Informasi Anti Narkoba di Kalangan Remaja

Kegiatan diseminasi informasi Anti Narkoba di Kalangan Remaja dilaksanakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah, dihadiri oleh pengurus OSIS SMP dan SMA se-Kota Tobelo dengan jumlah peserta 30 orang. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Bidang Perpustakaan yaitu Bapak Wirano, S.Pd kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan pembukaan resmi yg diwakili oleh Ibu Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kab. Halmahera Utara. Kegiatan penyuluhan ini disampaikan oleh I Dewa Ayu Yulita Astari, SKM, Penyuluh Narkoba Ahli Pertama dan Bapak Yanes Manipa, SP, Kepala Seksi P2M dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai dampak buruk penyalahgunaan narkotika dan lem ehabon di kalangan remaja. Pada hari Senin, tanggal 10 Desember 2018, bertempat di Ruang Baca Perpustakaan, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kab. Halmahera Utara.
Materi yang dipaparkan yaitu pengertian narkoba, jenis-jenis, pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan lem, dampak buruk serta cara menghindari penyalahgunaan narkoba dengan mengikuti kegiatan positif seperti membuat kelompok belajar, mengikuti ekstrakulikuler seperti pramuka, PMR, basket dan paskibraka, berolahraga, menekuni hobi serta beribadah yang taat. Tidak lupa untuk mengajak pengurus OSIS untuk merangkul teman-teman sebaya agar tidak terjerumus ke pergaulan yang buruk. Kegiatan ditutup dengan meneriakkan jargon "Kami Generasi Indonesia, Tanpa Narkoba, YES!". Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja serta meningkatkan daya tangkal remaja dalam menolak pengaruh dan dampak buruk dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
#StopNarkoba
#IndonesiaCerdasTanpaNarkoba
#GenerasiCemerlangTanpaNarkoba


Selasa, 11 Desember 2018

Sosialisasi Inpres Nomor 6 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN Tahun 2018-2019

Sosialisasi Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika yang dilakukan oleh Bagian Kebijakan Nasional Biro Perencanaan BNN RI, bertempat di Ruang rapat kantor BNNP Malut pada (11/12).
Kepala BNN Provinsi Maluku Utara, Brigjen Pol. Dr. Benny Gunawan, SH.,MH. memberikan arahan sekaligus membuka kegiatan sosialisasi menyampaikan pentingnya stakeholder memahami Inpres Nomor 6 Tahun 2018 sebagai bahan acuan mensinergikan program kerja masing masing Instansi dengan Inpres Nomor 6 Tahun 2018, dan mengharapkan biro perencanaan memahami kondisi geografis Maluku Utara sehingga dalam perencanaan program dan kegiatan sesuai dengan kondisi dimaksud.
Kabag kebijakan Nasional Biro Perencanaan BNN RI, Emma Suryaningtyas, S.Pd, M.Si mengawali pemaparan latar belakang hadirnya Inpres Nomor 6 Tahun 2018 angka prevalensi dan jumlah penyalahguna dengan kategori latar belakang yang berbeda yang menjadi tugas OPD untuk menekan angka prevalensi tersebut yang sebelumnya Inpres nomor 12 tahun 2011, namun tidak berjalan selayaknya masing masing, agar dilaksanakan sinergitas yang menunjukkan penanganan Narkoba semakin masif dan terstruktur. Diingatkan juga untuk melaksanakan Inpres nomor 6 harus diawali dengan pembuatan regulasi selanjutnya dengan implementasi sosialisasi rencana aksi Nasional P4GN dibawah presiden di koordinasi oleh kementerian dalam negeri, masing-masing OPD yang mempunyai Personal in Charge. Pic ini harus melapor sosialisasi bahaya penyalahgunaan Narkoba di masing-masing institusi yang telah memiliki regulasi P4GN, pelaksanaan tes urine, pembentukan Satgas Anti Narkoba serta mengembangan potensi kawasan rawan Narkoba dan pengumpulan data P4GN yang dilaksanakan Rencana Aksi Nasional Kementerian dan Pemerintah Daerah serta sistem pemantauan dan evaluasi implementasi Inpres Nomor 6 Tahun 2018. Untuk evaluasi implementasi Kepala BNNP Maluku Utara mengharapkan partisipasi seluruh instansi yang hadir untuk berkoordinasi dalam memantau implementasi Inpres Nomor 6 Tahun 2018.
Di akhir sesi diisi dengan tanya jawab dan foto bersama peserta dari Polda dan Korem dan isntansi vertikal, serta OPD lingkup Provinsi Maluku Utara, BNNP dan BNN Kabupaten/ kota.#stopnarkoba


Selasa, 11 Desember 2018

Sosialisasi Inpres Nomor 6 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN Tahun 2018-2019

Sosialisasi Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika yang dilakukan oleh Bagian Kebijakan Nasional Biro Perencanaan BNN RI, bertempat di Ruang rapat kantor BNNP Malut pada (11/12).
Kepala BNN Provinsi Maluku Utara, Brigjen Pol. Dr. Benny Gunawan, SH.,MH. memberikan arahan sekaligus membuka kegiatan sosialisasi menyampaikan pentingnya stakeholder memahami Inpres Nomor 6 Tahun 2018 sebagai bahan acuan mensinergikan program kerja masing masing Instansi dengan Inpres Nomor 6 Tahun 2018, dan mengharapkan biro perencanaan memahami kondisi geografis Maluku Utara sehingga dalam perencanaan program dan kegiatan sesuai dengan kondisi dimaksud.
Kabag kebijakan Nasional Biro Perencanaan BNN RI, Emma Suryaningtyas, S.Pd, M.Si mengawali pemaparan latar belakang hadirnya Inpres Nomor 6 Tahun 2018 angka prevalensi dan jumlah penyalahguna dengan kategori latar belakang yang berbeda yang menjadi tugas OPD untuk menekan angka prevalensi tersebut yang sebelumnya Inpres nomor 12 tahun 2011, namun tidak berjalan selayaknya masing masing, agar dilaksanakan sinergitas yang menunjukkan penanganan Narkoba semakin masif dan terstruktur. Diingatkan juga untuk melaksanakan Inpres nomor 6 harus diawali dengan pembuatan regulasi selanjutnya dengan implementasi sosialisasi rencana aksi Nasional P4GN dibawah presiden di koordinasi oleh kementerian dalam negeri, masing-masing OPD yang mempunyai Personal in Charge. Pic ini harus melapor sosialisasi bahaya penyalahgunaan Narkoba di masing-masing institusi yang telah memiliki regulasi P4GN, pelaksanaan tes urine, pembentukan Satgas Anti Narkoba serta mengembangan potensi kawasan rawan Narkoba dan pengumpulan data P4GN yang dilaksanakan Rencana Aksi Nasional Kementerian dan Pemerintah Daerah serta sistem pemantauan dan evaluasi implementasi Inpres Nomor 6 Tahun 2018. Untuk evaluasi implementasi Kepala BNNP Maluku Utara mengharapkan partisipasi seluruh instansi yang hadir untuk berkoordinasi dalam memantau implementasi Inpres Nomor 6 Tahun 2018.
Di akhir sesi diisi dengan tanya jawab dan foto bersama peserta dari Polda dan Korem dan isntansi vertikal, serta OPD lingkup Provinsi Maluku Utara, BNNP dan BNN Kabupaten/ kota.#stopnarkoba


Selasa, 11 Desember 2018

Diseminasi Informasi Anti Narkoba di Kalangan Remaja

Kegiatan diseminasi informasi Anti Narkoba di Kalangan Remaja dilaksanakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah, dihadiri oleh pengurus OSIS SMP dan SMA se-Kota Tobelo dengan jumlah peserta 30 orang. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Bidang Perpustakaan yaitu Bapak Wirano, S.Pd kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan pembukaan resmi yg diwakili oleh Ibu Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kab. Halmahera Utara. Kegiatan penyuluhan ini disampaikan oleh I Dewa Ayu Yulita Astari, SKM, Penyuluh Narkoba Ahli Pertama dan Bapak Yanes Manipa, SP, Kepala Seksi P2M dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai dampak buruk penyalahgunaan narkotika dan lem ehabon di kalangan remaja. Pada hari Senin, tanggal 10 Desember 2018, bertempat di Ruang Baca Perpustakaan, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kab. Halmahera Utara.
Materi yang dipaparkan yaitu pengertian narkoba, jenis-jenis, pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan lem, dampak buruk serta cara menghindari penyalahgunaan narkoba dengan mengikuti kegiatan positif seperti membuat kelompok belajar, mengikuti ekstrakulikuler seperti pramuka, PMR, basket dan paskibraka, berolahraga, menekuni hobi serta beribadah yang taat. Tidak lupa untuk mengajak pengurus OSIS untuk merangkul teman-teman sebaya agar tidak terjerumus ke pergaulan yang buruk. Kegiatan ditutup dengan meneriakkan jargon "Kami Generasi Indonesia, Tanpa Narkoba, YES!". Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja serta meningkatkan daya tangkal remaja dalam menolak pengaruh dan dampak buruk dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
#StopNarkoba
#IndonesiaCerdasTanpaNarkoba
#GenerasiCemerlangTanpaNarkoba


Suara Masyarakat


DATA STATISTIK BNNP MALUKU UTARA

44

Total Kasus Narkoba

56

Total Tersangka Kasus Narkoba

0

Total Pasien Penyalahgunaan

0

Jumlah Penggiat Anti Narkoba

6,351

Jumlah Sebaran Informasi

Tautan Terkait